TEMUAN baru menunjukkan sperma dengan panjang yang berbeda memiliki kualitas kesuburan yang kurang baik. Tentu ini ada kaitannya dengan infertilitas pada pria.
Dalam sebuah studi, para peneliti menganalisis 103 pria dan menemukan pria dengan bentuk sperma yang lebih panjang memiliki konsenstrasi yang lebih tinggi dan berenang lebih baik saat menuju sel telur. Sementara sperma yang memiliki panjang yang tidak seimbang konsentrasinya lebih rendah.
Mereka menemukan bahwa semakin besar variasi dalam panjang sperma, terutama panjang ekor, kualitas sperma pria akan jauh lebih rendah. Jenis sperma tersebut bahkan tidak bisa berenang dengan baik saat menuju sel telur, demikian yang dilansir Health24.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi terukur panjang sperma bisa menjadi indikasi masalah dengan proses pembuatan sperma. Temuan ini dapat memberikan dokter wawasan baru tentang diagnosis dan pengobatan masalah kesuburan pria.
Belum diketahui apa yang mungkin menyebabkan masalah produksi sperma yang mengakibatkan tidak konsistennya ukuran dari sperma. Peneliti masih beranggapan ada begitu banyak faktor yang mengatur produksi sperma, termasuk faktor lingkungan, faktor genetik dan interaksi antar sperma sendiri
Sumber : Okezone
tukang cendol

Posted in:
